Rabu, 11 Februari 2015

WANITA SHOLEHAH, IMPIAN SETIAP LAKI-LAKI SHOLEH

Dari pada Umm Salamah, isteri Nabi SAW, katanya : Aku bertanya, "Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari bermata jeli? Baginda menjawab, "Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat." Aku bertanya, "Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?"

Baginda menjawab, "Kerana sholat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas." Mereka berkata : "Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami reda dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya." (Hadis Riwayat ath-Tabrani)

Subhanallah...alangkah mulianya darjat seorang wanita solehah! Sehingga dikatakan lebih baik daripada bidadari syurga. Semoga hadis ini menjadi motivasi bagi Anda para wanita (Muslimah) dalam memperbaiki diri agar menjadi lebih baik daripada bidadari syurga.

TAPI BAGAIMANAKAH YANG DIKATAKAN WANITA SHOLEHAH ITU?

:: Wanita solehah seniasa mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cintanya kepada dirinya sendiri dan manusia seluruhnya.
:: Wanita solehah tidak suka perangai wanita jahiliah yang suka berhibur dan berhias diri hingga menimbulkan fitnah dunia.
:: Wanita solehah tidak bermusafir melainkan bersama mahram atau suaminya. Kecuali dalam keadaan terpaksa dan berhati-hati menjaga keselamatan dirinya.

:: Wanita solehah sentiasa membantu dalam perkara kebenaran, kebajikan dan takwa dan menjauhkan dirinya daripada membantu dalam bermaksiat kepada Allah S.W.T.
:: Wanita solehah sentiasa bersedekah dan infak di jalan Allah, samaada dalam keadaan susah atau senang.
:: Wanita solehah sentiasa berbuat baik kepada kedua ibu bapanya, adik beradik dan kaum kerabatnya, tidak suka memutuskan silaturahim

:: Wanita solehah sentiasa menjaga solat fardu , puasa Ramadan, mentaati suaminya dan menjaga kehormatan diri.
:: Wanita solehah sentiasa menjaga hubungan baik dengan jiran tetangga dan menghormati tetamu.
:: Wanita solehah bukanlah dilihat dari bentuk tubuh badannya yang mempersona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya yang mempersona itu.

:: Wanita solehah bukanlah dilihat dari sebanyak mana kebaikan yang diberikannya , tetapi dari keikhlasan ketika ia memberikan segala kebaikan itu.
:: Wanita solehah bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya menyayi dan bernasyid, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan yang benar, tidak mengumpat, mengadu domba dan keluar kata-kata kesat.
:: wanita solehah bukan dilihat dari keahliannya berbahasa dan berpidato, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara dan berhujah untuk menegakkan kebenaran.

:: Wanita solehah bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian yang berfesion dan mahal-mahal tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya melalui apa yang dipakainya. Bertudung labuh dan berbaju kurung tidak membenarkan bentuk tubuhnya di tonton oleh lelaki yang bukan mahram.

:: Wanita solehah bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di tepi jalanan tetapi dilihat dari kekhuwatirannya dirinyalah yang mengundang orang tergoda.
:: Wanita solehah bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa reda dan kehambaan kepada Tuhannya, dan ia sentiasa bersyukur dengan segala kurniaan yang diberi.
:: Wanita solehah bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul tetapi dilihat dari sejauh mana ia mampu menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul dan sentiasa menjauhkan dirinya daripada fitnah.

Sahabat Muslimah yang dimuliakan Allah, Wanita solehah itu berhati lembut, menyenangkan dan menyejukkan bila dipandang mata serta menenteramkan hati setiap pemiliknya. Dialah wanita solehah yang menjaga kesucian dirinya. Allah telah menetapkan beberapa wanita mulia sebagai penghuni surga dan penghulu (pemimpin) para bidadari.

"Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di tempat yang aman. Di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutera halus dan sutera tebal (duduk) berhadap-hadapan. Demikianlah dan Kami jodohkan mereka kepada bidadari-bidadari bermata jeli". (QS. Ad-Dukhan: 51-54)

Ingatlah wahai lelaki mukmin! Orang yang terbaik dikalangan kalian adalah orang yang berbuat baik kepada isterinya (wanita solehah) dan memuliakan kaum wanita. Rasulullah Saw mengatakan orang lelaki yang menghina wanita adalah orang yang tidak tahu budi.

Rasulullah SAW bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan yang berbuat baik kepada ahli keluarganya.” (Riwayat Abu Daud dan Tirmizi) Lagi sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap keluarganya; dan aku adalah yang terbaik dari kamu terhadap keluargaku. Orang yang memuliakan kaum wanita adalah orang yang mulia, dan orang yang menghina kaum wanita adalah orang yang tidak tahu budi.” (Hadis Riwayat Abu ‘Asakir).

Rasulullah Saw bersabda, " Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan itu adalah wanita solehah. " Begitulah Islam memuliakan wanita solehah bukan saja dia adalah bidadari di dunia tetapi dia juga akan menjadi ketua bidadari di syurga

BERSYUKURLAH ANDA WAHAI PARA MUSLIMAH
Karena suatu hari nanti Anda dipersilakan memasuki surga dari pintu yang engkau kehendaki. Dan tentunya yang paling bersyukur adalah LAKI-LAKI yang mendapatkan WANITA SHOLEHAH di dunia hingga akhirat

Wallahu'alam...
SILAKAN DI SHARE, Semoga bermanfaat
Kunjungi Fanspage saya:: https://www.facebook.com/pages/Andi-Ahmad-Zikrillah-BsH/784994714871186

BERBUAT BAIKLAH SEKARANG JUGA


Jika Anda berniat untuk berbuat baik, maka segera lakukakan dan jangan tunda-tunda. Karena setiap pekerjaan yang bisa kita lakukan sekarang, belum tentu bisa kita lakukan esok hari atau lusa”


Berbuat baiklah kepada sesama manusia, cintailah mereka, dekatilah mereka, dan bantulah untuk meringankan beban hidupnya. Maka, pintu prestasi dan kemuliaan akan dibukakan oleh Allah untuk Anda. Hormatilah orang yang lebih tua dari Anda, sayangilah orang yang lebih muda dari Anda, dan kasihanilah anak-anak yatim. Maka, Anda akan mendapatkan siraman kasih sayang, kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup.

Bantulah kebutuhan mereka dengan ikhlas dan ringankanlah beban penderitaannya. Maka Anda akan merasakan kebahagiaan yang tak terbatas, dan Anda akan hidup berselimutkan kebahagiaan yang tak terhingga. Jika Anda berkawan dengan orang yang mempunyai kasih sayang, maka menyatulah bersamanya, karena cinta akan selalu datang bersamanya.

Sungguh, Anda telah melaksanakan peranan yang sangat penting. Anda juga telah merealisasikan beberapa tujuan kecil untuk memetik tujuan yang paling besar. Akhirnya Anda pun akan berhasil mendapatkannya. Sebagaimana orang bijak berkata, “Berbuat baiklah kepada orang lain, maka Anda akan mampu menundukkan hatinya. Sepanjang hatinya tunduk, maka kebaikan akan keluar dari jiwanya.”

Jika Anda telah berhasil berbuat baik kepada orang lain, maka mereka akan berbuat seperti yang Anda inginkan, yaitu berbuat kebaikan. Dan jadilah Anda bagian dari kesuksesannya.
Bersungguh-sungguhlah untuk berbuat baik kepada sesame manusia, terutama kepada mereka yang berhak mendapatkan uluran tangan Anda. Barang siapa yang bahagia dengan bertambahnya harta yang dia miliki, maka dia harus mensyukuri dengan berbuat baik kepada sesame manusia. Karena, kebaikan itu akan menambah kenikmatannya, menambah keberkahan dalam hartanya, dan dirinya akan bermanfaat bagi setiap manusia.

Kebaikan yang Anda tebar, akan berbalik arah kepada Anda. Berupa pancaran sinar kebahagiaan, kemuliaan, kebaikan, kasih sayang, dan cinta yang terpatri dalam hati. Karena itu, bersungguh-sungguhlah untuk berbuat baik kepada setiap orang. Karena kebaikan yang kita lakukan pada dasarnya untuk diri kita sendiri, dan begitu pula keburukan yang kita lakukan untuk diri kita sendiri. Sebagaimana firman-Nya, “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.” (QS. Al-Isra’: 7)


Mari kita bersama-sama meraih kebahagiaan dalam hati. Prestasi dan kemuliaan dalam hidup dapat kita ukir dengan berbuat baik kepada sesame manusia. Itulah salah satu kunci keberkahan dari Allah yang MahaKuasa.

SILAKAN DI SHARE SEMOGA BERMANFAAT

BERDO'A Menandakan kita Yakin bahwa Allah itu ada


Do’a adalah ibadah, dan bahkan inti dari ibadah. Dengan berdo’a seseorang semakin dekat dengan Tuhan-nya. Berdo’a merupakan salah satu bentuk pengakuan bahwa Allah itu ada, sebab tidak mungkin seseorang berdo’a pada zat yang diyakini tidak ada. Ia mengokohkan pengenalan kepada Allah, sebab dengan berdo’a seseorang semakin yakin bahwa Allah Maha Kuasa, Maha Pemurah, Maha Pemberi, Maha Kasih Sayang dan Maha pemberi Rezeki. Karena itu orang yang enggan berdo’a akan dimasukkan  sebagai golongan orang yang sombong dan calon penghuni neraka. Sebagaimana firman-Nya, “Dan Rabb-mu berfirman, ‘Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina.” (QS. Ghafir: 60)

Do’a dapat menenangkan jiwa, mengikis kegundahan, meredam kesedihan, menghilangkan kegelisahan, menumbuhkan optimism, dan memberikan pasokan tenaga untuk berusaha tanpa kenal lelah serta bersabar menanti datangnya pertolongan Allah. Sebab, orang yang berdo’a yakin bahwa Allah akan mengabulkan permohonannya, sebagaimana firman-Nya, “Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Seorang mukmin yang berdo’a meyakini bahwa do’a yang diucapkan tidak pernah sia-sia. Boleh jadi Allah mengabulkannya di dunia, menjadikan penyebab hilangnya musibah yang akan menimpahnya, penghapus atas setiap kesalahan-kesalahan yang dilakukannya, atau menjadi simpanan amal kebaikan yang akan diterimanya di akhirat nanti.

Disamping itu, do’a dapat mengokohkan kemauan, memperkuat motivasi dan menumbuhkan harapan menjadi kenyataan. Sebagian orang mengatakan bahwa do’a dapat mengkristalkan apa yang kita inginkan dan mempertegas apa yang kita impikan. Karena itu, Rasulullah Saw selalu menganjurkan kita untuk memulai setiap pekerjaan dengan do’a dan memperbanyak do’a dalam setiap kesempatan.

Ubadah bin Shamit ra, meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Tiada seorang muslim di muka bumi ini yang berdo’a kepada Allah kecuali dikabulkan, atau dihilangkan keburukan yang sebanding darinya, selama ia tidak berdo’a untuk dosa atau memutuskan kerabat.” Seorang bertanya, “Kalau begitu kita memperbanyak (berdo’a)? Rasulullah Saw bersabda, “Allah lebih banyak pemberiannya.” (HR. Turmudzi)


Maka dari itu, seseorang tidak akan pernah sukses yang sebenarnya bila ia enggan berdo’a kepada Allah Swt untuk mencapai tujuan dan impiannya. Akhirnya saya mengajak kepada kita emua, marilah selalu kita sertakan Allah disaat apapun dan suasana apapun. Ingat! Sesungguhnya hanya Allah sajalah yang mampu menolong kita semua dalam mewujudkan apa-apa yang kita inginkan.

SEMOGA BERMANFAAT, SILAKAN DI SHARE

Selasa, 10 Februari 2015

NO VALENTINE'S DAY IN ISLAM


Jika kita mengaku sebagai seorang Muslim
Jika kita mengaku kita shalat
jika kita mengaku beriman dan bertaqwa
Ayo katakan "NO VALENTINE'S DAY IN ISLAM"

Jika alasan perayaan Valentine's day untuk pembuktian kasih sayang, maka sungguh ajaran islam lebih mulia dan terhormat dengan jalan PERNIKAHAN sebagai bentuk mengekspresikan CINTA

SEPUTAR TENTANG VALENTINE DAY: KEMAKSIATAN BERBUNGKUS KASIH SAYANG

Assalamu'alaikum...
Semoga ini sebagai jalan kebaikan untuk kita semua

Meski nasihat-nasihat, imbauan-imbauan para ulama, ustadz-ustadzah tentang Valentine selalu didengungkan tiap bulan Pebruari, tapi ternyata masih banyak orang tua para remaja yang masih berpemahaman salah tentang Valentine’s Day. Valentine hanya dianggap sebagai budaya remaja modern saja. Padahal ada bahaya besar di balik Valentine yang siap menerkam para remaja. Ini yang tidak disadari para orang tua.

Tiap bulan Februari, remaja yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau banyak ustad-ustazah memperingatkan nilai-nilai akidah Kristen yang dikandung dalam peringatan tersebut, namun hal itu tidak terlalu dipusingkan mereka. "Aku ngerayain Valentine kan buat fun-fun aja...." begitu kata mereka.

Tanggal 14 Februari dikatakan sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Apa benar? Mari kita tilik sejarahnya.

SIAPAKAH SEBENARNYA VALENTIN ITU???
Tidak ada kejelasan, siapakah sesungguhnya yang bernama Valentine. Beragam kisah dan semuanya hanyalah dongeng tentang sosok Valentine ini. Tetapi setidaknya ada tiga dongeng yang umum tentang siapa Valentine.

Pertama, St Valentine adalah seorang pemuda bernama Valentino yang kematiannya pada 14 Pebruari 269 M karena eksekusi oleh Raja Romawi, Claudius II (265-270). Eksekusi yang didapatnya ini karena perbuatannya yang menentang ketetapan raja, memimpin gerakan yang menolak wajib militer dan menikahkan pasangan muda-mudi, yang hal tersebut justru dilarang. Karena pada saat itu aturan yang ditetapkan adalah boleh menikah jika sudah mengikuti wajib militer.

Kedua, Valentine seorang pastor di Roma yang berani menentang Raja Claudius II dengan menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan menolak menyembah dewa-dewa Romawi. Ia kemudian meninggal karena dibunuh dan oleh gereja dianggap sebagai orang suci.

Ketiga, seorang yang meninggal dan dianggap sebagai martir, terjadi di Afrika di sebuah provinsi Romawi. Meninggal pada pertengahan abad ke-3 Masehi. Dia juga bernama Valentine.


Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut Tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!

TRADISI PENYEMBAHAN BERHALA
Festival Lupercalia, Cikal Bakal Valentine
Sebelum masa kekristenan, masyarakat Yunani dan Romawi beragama pagan yakni menyembah banyak Tuhan atau Paganis-polytheisme. Mereka memiliki perayaan/pesta yang dilakukan pada pertengahan bulan Pebruari yang sudah menjadi tradisi budaya mereka. Dan gereja menyebut mereka sebagai kaum kafir.

Di zaman Athena Kuno, tersebut disebut sebagai bulan GAMELION. Yakni masa menikahnya ZEUS dan HERA. Sedangkan di zaman Romawi Kuno, disebut hari raya LUPERCALIA sebagai peringatan terhadap Dewa LUPERCUS, dewa kesuburan yang digambarkan setengah telanjang dengan pakaian dari kulit domba.

Perayaan ini berlangsung dari 13 hingga 18 Pebruari, yang berpuncak pada tanggal 15. Dua hari pertama (13-14 Februari) dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Feverish Love) Juno Februata. Di masa ini ada kebiasaan yang digandrungi yang disebut sebagai Love Lottery/Lotre pasangan, di mana para wanita muda memasukkan nama mereka dalam sebuah bejana kemudian para pria mengambil satu nama dalam bejana tersebut yang kemudian menjadi kekasihnya selama festival berlangsung. Seiring dengan invasi tentara Roma, tradisi ini menyebar dengan cepat ke hampir seluruh Eropa.

Hal ini menjadi penyebab sulitnya penyebaran agama Kristen yang saat itu tergolong sebagai agama baru di Eropa. Sehingga untuk menarik jemaat masuk ke Gereja maka diadopsilah perayaan kafir pagan ini dengan memberi kemasan kekristenan. Maka Paus Gelasius I pada tahun 469 M mengubah upacara Roma Kuno Lupercalia ini menjadi Saint Valentine's Day.

Ini adalah upaya Gelasius menyebarkan agama kristen melalui budaya setempat. Menggantikan posisi dewa-dewa pagan dan mengambil St Valentine sebagai sosok suci lambang cinta. Ini adalah bentuk sinkretisme agama, mencampuradukkan budaya pagan dalam tradisi Kristen. Dan akhirnya diresmikanlah Hari Valentine oleh Paus Gelasius pada 14 Februari di tahun 498.

Bagaimanapun juga lebih mudah mengubah keyakinan masyarakat setempat jika mereka dibiarkan merayakan perayaan di hari yang sama hanya saja diubah ideologinya. Umat Kristen meyakini St Valentino sebagai pejuang cinta kasih. Melalui kelihaian misionaris, Valentine’s Day dimasyarakatkan secara internasional.

Jelas sudah, Hari Valentine sesungguhnya berasal dari tradisi masyarakat di zaman Romawi Kuno, masyarakat kafir yang menyembah banyak Tuhan juga berhala. Dan hingga kini Gereja Katholik sendiri tidak bisa menyepakati siapa sesungguhnya St Valentine. Meskipun demikian perayaan ini juga dirayakan secara resmi di Gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin-Irlandia.

VALENTINE DI INDONESIA
Valentine’s Day disebut ‘Hari Kasih Sayang’, disimbolkan dengan kata ‘LOVE’. Padahal kalau kita mau jeli, kata ‘kasih sayang’ dalam bahasa inggris bukan ‘love’ tetapi ‘Affection’. Tapi mengapa di negeri-negeri muslim seperti Indonesia dan Malaysia, menggunakan istilah Hari Kasih Sayang. Ini penyesatan.

Makna ‘love’ sesungguhnya adalah sebagaimana sejarah GAMELION dan LUPERCALIA pada masa masyarakat penyembah berhala, yakni sebuah ritual seks/perkawinan. Jadi Valentine’s Day memang tidak memperingati kasih sayang tapi memperingati love/cinta dalam arti seks. Atau dengan bahasa lain, Valentine’s Day adalah HARI SEKS BEBAS.

Dan pada kenyataannya tradisi seks bebas inilah yang berkembang saat ini di Indonesia. Padahal di Eropa sendiri tradisi ini mulai ditinggalkan. Maka, semua ini adalah upaya pendangkalan akidah generasi muda Islam.

Inilah yang dikatakan Samuel Zweimer dalam konferensi gereja di Quds (1935): “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslim. Sebagai seorang Kristen tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas yang hanya mengejar kepuasan hawa nafsu”.

SEMOGA BERMANFAAT, SILAKAN DI SHARE DI FACEBOOK, FANSPAGE DLL

Ketik komentar "NO VALENTINE'S DAY INI ISLAM"